Jadah Tempe Mbah Carik
Jadah Tempe Mbah Carik, pelopor makanan yang terbuat dari ketan dan kelapa, dipadu dengan tempe bacem yang merupakan khas pegunungan Kaliurang. Adalah alm. Sastro Dinomo yang kemudian dikenal dengan nama Mbah Carik, yang telah memulai usaha memproduksi jadah. Rupanya,Sri Sultan Hamengkubuwono IX jatuh cinta dengan makanan gurih dan agak lengket ini. Sejak saat itu ia mulai sering mengutus abdinya untuk membelikan jadah tempe ditempat yang ia sebut Mbah Carik. Dari sinilah usahanya mulai berkembang dan menjadi salah satu andalan kuliner Yogyakarta.
Lokasi jadah tempe Mbah Carik mudah ditemukan. Saat Anda memasuki wilayah wisata Kaliurang, papan nama warna kuning bertuliskan “Jadah Tempe Mbah Carik” akan langsung menyambut Anda di sisi kiri jalan. Harganya pun cukup murah. Paket I dengan menu 10 jadah dan 10 tempe dihargai Rp 7.000,00. Jika Anda menginginkan pasangan jadahnya bukan hanya tempe, melainkan juga thu, tersedia paket 10 jadah, 6 tahu, dan 5 tempe dengan harga Rp 8.000,00, serta masih banyak paket-paket lain yang ditawarkan. Karena merupakan makanan basah, jadah hanya mampu bertahan selama satu hari.







PROFIL JOGJAWAEJogjawae.com adalah blog wisata Yogyakarta yang menyajikan berbagai macam info event dan berita daerah terbaru, serta panduan bagi wisatawan untuk mencari Penginapan / hotel, objek wisata, kuliner, transportasi, souvenir & oleh-oleh.

