Desa Wisata Ketingan dikenal pula desa wisata burung kuntul atau burung bangau. Jika ingin disambut dengan pulangnya ribuan kuntul dari aktivitasnya mencari makan, datanglah ke sana pada sore hari. Kami pun awalnya terhenyak ketika pertama kali berkunjung. Bagaimana tidak, saat asik berbincang dengan warga setempat tiba-tiba saja gemuruh dari atas membuat terkejut, sontak kami pun mendongkak. Menyaksikan ribuan koloni burung bangau kami pun takjub sampai ketika tinggal satu dua beberapa burung tersisa, baru sadar jika semestinya itu saat yang tepat untuk mengabadikan moment pulangnya ribuan bangau dengan merekamnya dan memotretnya. Beruntung kami masih punya kesempatan mengambil gambar ribuan burung bangau di Desa Wisata Jogja ini keesokan harinya.
Pada pagi hari burung-burung itu akan keluar dari sarangnya di Desa Wisata Ketingan menuju area persawahan untuk mencari makan. Nah, saat itulah kami bersiap dengan kamera dan Video. Begitu mereka keluar kami pun langsung menjepret sebanyak mungkin. Di Desa Ketingan ini tersedia pula jasa penyewaan sepeda sehingga kita bisa berkeliling menikmati indahnya pemandangan. Tempat ini diserbu kawanan kuntul sejak 1997, awalnya karena dirasa mengganggu penduduk pun berusaha mengusir. Bukannya pergi justru makin banyak kawanan yang datang sehingga diputuskan untuk melestarikan dan menjadikan Ketingan More
Jika kebanyakan pantai Jogja masih alami dan perawan, Pantai Sadeng justru menjadi salah satu pelabuhan perikanan yang paling maju di sana. Tempat ini cukup padat dengan aktivitas perekonomian yang ramai. Fasilitasnya pun jauh lebih maju dan lengkap di banding pantai-pantai lainnya. Di sini kita bisa menemukan perahu motor berikut tempat pengisian bahan bakarnya. Pantai ini juga menjadi tempat pelelangan ikan yang cukup besar di Jogja. Kondisi tersebut jauh berbeda dengan beberapa tahun silam di mana Pantai Sadeng sangat sepi dengan akses yang masih minim.
Dulunya meski Pantai Sadeng memiliki potensi laut yang besar, tak banyak nelayan yang berani melaut karena selain ombaknya besar. Namun lambat laun perikanan di sana mulai maju dan nelayan yang melaut pun semakin banyak. Sadeng sendiri terletak di daerah Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta. Di sini kita bisa melihat aktivitas apara pelaut, kita pun bisa membeli hasil tangkapan yang tentu masih sangat segar karena baru saja diambil dari laut. Dengan kemajuan yang begitu pesat, Pantai Sadeng kini menjadi tempat wisata di Jogja yang alami serta menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat.
Kehidupan bersahaja di Desa Wisata Kelor di mana sebagian besar penduduk berprofesi sebagai petani dan peternak menawarkan suasana kehidupan yang tenang dan damai. Bagi wisatawan, pergi berlibur dan tinggal beberapa hari di desa yang sejuk ini cocok bagi anda yang jenuh dengan rutinitas kehidupan kota yang serba berpacu dengan waktu. Tidak ada salahnya menghabiskan beberapa hari untuk menghirup udara segar yang jauh dari polusi dengan pemandangan pedesaan yang memanjakan mata. Di sini kita lidah kita juga dimanjakan dengan banyaknya perkebunan salak yang bisa dinikmati sepuasnya. Karena didesain sebagai tempat kunjungan, Desa Wisata Kelor dilengkapi dengan beragam fasilitas menarik. Karena itu, desa wisata ini menjadi tujuan tempat wisata Jogja bagi pecinta alam dan petualangan.
Petualangan di Desa Wisata Kelor
Desa Wisata Kelor juga tepat untuk kemah karena terdapat bumi perkemahan lengkap dengan pernik-pernik outbound seperti flying fox dan wahana menarik lainnya. Dusun kelor terletak di Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Bagi yang ingin menghabiskan beberapa hari di Desa Kelor tersedia Homestay dengan fasilitas yang cukup lengkap dan tentunya dengan harga yang relatif terjangkau. Untuk bermalam di Homestay kita hanya perlu mengeluarkan 80 hingga 100 ribu rupiah saja lengkap dengan More
Pantai Parangkusumo menjadi salah satu tujuan tempat wisata di yogyakarta, terletak di Bantul tepatnya di sebelah barat Pantai Parangtritis. Banyak kepercayaan menyelubungi tempat ini jadi jangan terkejut jika nuansa sakral begitu kental terasa. Parangkusumo diyakini sebagai tempat terjadinya perjanjian Panembahan Senopati dengan Ratu Kidul atau Nyi Roro Kidul. Konon kedekatan Kraton Yogyakarta dengan Kraton Bale Sokodhomas adalah berkat kedekatan dari keduanya. Dikisahkan keduanya bertemu ketika senopati tengah bertapa untuk menyempurnakan kesaktiannya. Kala itu Senopati tengah memiliki keinginan untuk memerintah Mataram. Singkat cerita karena Nyi Roro Kidul jatuh cinta pada senopati ia pun setuju untuk membantu dengan syarat Senopati dan keturunannya harus menjadi suami Nyi Roro Kidul. Kepercayaan menarik lain dari Pantai Parangkusomo yakni mengenai Batu Cinta di mana mereka yang meminta sesuatu di dekatnya bakal dikabulkan.
Dengan mendatangi Batu Cinta yang terletak di Pantai Parangkusumo ini dipercaya pula dapat membangkitkan gairah hidup dan membantu melepas beban berat yang dialami peziarah. Kesan mistis pada pantai ini memang terasa begitu masuk di sana. Aroma wewangian kembang setaman dan taburan bunga di sekitar pantai akan dengan mudah dijumpai. Nuansa religius juga dirasakan ketika kita berkunjung ke sana pada malam-malam ganjil terakhir bulan puasa. Banyak orang yang datang dan berdoa di sini. Beberapa yang More