Kalasan tidak hanya terkenal candinya, namun juga makanan, terutama ayam goreng Mbok Berek telah menjadi ikon ayam goreng Yogyakarta. Mbok Berek, pendahulu ayam goreng Kalasan mengenalkan ayam krispi, dengan balutan tepung yang gurih dan renyah. Terletak di berbagai kota besar indonesia, namun di Jogja dapat anda temui di Jl. Solo – Yogya, Candisari, Kalasan, yaitu Cabang Ayam Goreng mbok Berek Ibu Noor. Sebelum diwariskan ke generasi sekarang, yaitu Ny. Umi, pertama kali Ayam Goreng Mbok Berek buka usahanya di Candisari, Kalasan Sleman. Ny. Umi adalah anak dari Almarhum Ibu Noor pendiri rumah makan Ayam goreng di Kalasan, Jogja. Bahkan dengar-dengar, Ayam goreng Ny. Suharti masih punya hubungan keluarga dengan Ayam Goreng Mbok Berek. maka dari itu, tepung krispi khas mereka benar-benar mirip.
Menu unik di resto ini yaitu ati ampela dan emping goreng yang dibumbui seperti ayam gorengnya. Jadi menu ini akan datang dan disajikan dengan taburan kremes khas restoran ayam goreng Mbok Berek. Ayam goreng utuh 1 ekor di tempat Mbok Berek ini dihargai Rp. 50.000,-. Lumayan mahal, namun dipastikan ayamnya tidak pernah menggunakan selain ayam kampung, apalagi ayam boiler.
Ayam Goreng Ny Suharti telah menjadi ikon kota Jogja. Ketenaran ayam goreng ini tidak hanya di Yogyakarta, tetapi ke seluruh Indonesia. Bahkan, beberapa turis asing yang sudah beberapa kali ke Yogyakarta, selalu menyempatkan diri menikmati sajian ayam goreng ala Nonya Suharti. Hal ini membuktikan bahwa cita rasanya benar-benar uenak tenan.
Rumah makan yang berdiri sejak tahun 1965 ini bertempat di Jalan Adi Sucipto. Rumah makan Suharti jarang sepi pengunjung. Terlebih pada musim liburan, rombongan bus atau mobil pribadi banyak parkir di tempat ini. Tempat parkir cukup luas, lima bus pun bisa parkir dengan mudah. Letaknya yang memang mudah dijangkau membuat rumah makan ini menjadi alternatif utama menikmati ayam goreng kremes.

Ayam goreng Suharti begitu renyah, remah-remahnya pun cukup gurih. Tulang- belulang ayam goreng juga bisa disantap. Pembeli yang ingin merasakan ayam goreng Nyonya Suharti bisa memilih beberapa porsi. Ada yang perpotong, tetapi juga bisa per ekor. Harga per ekor bervariasi, antara Rp 50.000 sampai dengan Rp 60.000,00. Tetapi untuk perporsinya, akan jauh lebih dibawahnya. Harga tersebut memang terasa mahal dibandingkan ayam goreng lainnya. Maklum, rumah makan ini memang untuk kalangan menengah ke atas.
Resto fast food seperti Kentucky Fried Chicken, Texas Fried Chicken, atau McDonalds tentu sudah akrab di telinga Anda. Kali ini, Anda akan ditawari hidangan yang sama, tetapi berasa dari lokal, yaitu Yogya Chicken / jogja chicken / jogcik. Pelayanan dan kualitasnya pun tak kalah enaknya dengan produk-produk Amerika tersebut.

Berdiri dengan label Yogya Chicken, selain ayam goreng yang menjadi andalannya, ada juga seperti kentang goreng sebagai pelengkap. Di Yogya Chicken, tersedia beberapa paket seperti halnya di restoran ayam goreng dariluar negeri. Contohnya, 1 porsi ayam goreng (paha/dada) + nasi + minuman, hanya dibadrol dengan harga Rp 6.000,00. Minuman yang disediakan adalah minuman yang merakyat dan terjangkau, seperti es teh dan es jeruk. More
Tahun 1967, Bu Tini, pemilik rumah makan Ayam Goreng Bu Tini ini mulai jual ayam goreng di Pasar Beringharjo. Dengan tetap mempertahankan ayam kampung sebagai bahan utama ayam gorengnya, Bu Tini mengolahnya menjadi ayam yang dibumbui dengan cita rasa khasnya. Rasa khas pada ayam goreng ini adalah manis, legit, dan gurih. Memang, sebelum digoreng, Bu Tini telah membumbuinya dengan bumbu bacem rahasia. Sehingga usai digoreng, tiga rasa itu mendominasi setiap potong ayam goreng yang ditawarkan dengan berbagai pilihan: kepala, potongan paha, sayap, atau bisa dibeli utuh dengan harga Rp 40.000,00.

Pada tahun 1979, Bu Tini mengalihkan usahanya ke Jalan K.H. Ahmad Dahlan dengan membuka rumah makan. Kini, rumah makan Bu Tini dapat Anda jumpai di Jalan Sultan Agung, sebelah timur bioskop. More