Shopping Center merupakan pusat penjualan buku yang legendaris di Yogyakarta. Sejak tahun 1970-an komunitas pedagang buku dengan kios kecilnya mulai menempati kawasan di sebelah Selatan Pasar Beringharjo sehingga menjadi pusat buku terbesar. Tidak heran karena Yogyakarta dikenal sebagai pusat pendidikan Indonesia dan banyak kaum pelajar dan mahasiswa yang menjadi konsumen setiap pedagang buku, baik buku bekas maupun buku bajakan yang menjadi incaran konsumen dengan budget terbatas. Sejak tahun 2005, shopping center atau dikenal dengan ‘toko buku shopping’ direnovasi atau lebih tepatnya direlokasi ke sebuah bangunan baru 2 lantai yang lebih layak di kawasan taman Budaya Yogyakarta. Bangunan baru toko buku shopping tersebut menampung hingga 124 kios buku yang tertata rapi dan tergabung dalam Koperasi Pedagang Buku Yogyakarta (kopaku).
Buku-buku yang dijual di shopping center beraneka ragam dari buku pelajaran sekolah / kuliah, kamus, novel, komik hingga buku agama / religi. Ada buku baru, buku bekas dan buku bajakan dengan kualitas rendah tapi murah. Shopping center menjadi toko buku favorit pilihan pelajar khususnya yang mempunyai dana sedikit untuk kebutuhan buku kuliah / pelajaran sekolah mereka. Selain itu, More
Soto Pak Sholeh dikenal sebagai kuliner jogja yang legendaris karena kelezatannya, terutama campuran rasa kuah soto yang manis dan gurih. Bumbunya diuleg dan bahan bakarnya menggunakan arang. Pak Sholeh yang asli orang Kebumen, mulai membuka usahanya sejak tahun 1952, di mana pada waktu itu masih jarang orang yang membuka warung makan dengan menu selain nasi, sayur, dan lauk.
Warung soto Pak Sholeh dapat Anda kunjungi di Jalan Wiratama, Tegalrejo, Yogyakarta, dekat museum Sasana Wiratama Pangeran Diponegoro. Parkirnya luas dan rute jalannya mudah dijangkau. Buka mulai pukul 06.00 sampai 15.00. kini, soto Pak Sholeh juga membuka cabang di Jalan Magelang, Mlati Sleman, Jalan Wates, Jalan Solo, depan Monumen Jogja Kembali, dan di dekat pintu masuk Stadion Kridosono di Kotabaru. Semangkuk soto Pak Sholeh ini cukup murah yaitu Rp. 8.000. Selain itu tersedia menu istimewa lidah goreng dan empal.
Kaum muslim Jogja akan segera disuguhi pameran buku islam yang sudah tidak asing lagi, yaitu 17th Jogja Islamic Book Fair 2012. masih bersama Syakaa Organizer sebagai penyelenggara, kali ini diselenggarakan tanggal 29 Januari – 5 Februari 2012 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Jalan Colombo, Sleman, Yogyakarta. Event pameran buku islam terbesar di Yogyakarta ini adalah kali ke 17 diadakan, di mana setiap tahunnya terdapat 3 kali pameran. Antusiasme warga muslim Jogja dalam event pameran buku Islam memang wajar karena kota ini merupakan pusat dakwah dari berbagai kalangan aktivis, terlebih lagi dominasi mahasiswa yang mempunya minat mendalam terhadap buku islami. Ada banyak hal yang akan ada dapatkan di 17th Jogja Islamic Book Fair 2012 kali ini, seperti : Buku-buku Islami, Mainan edukatif anak, Busana muslim, Pentas nasyid, Stand makanan dan Talkshow More
Pecinta olahraga paralayang, Spotlanding, dan Joyflight patut gembira karena Festival Dirgantara Parangtritis 2012 akan diselenggarakan tanggal 10 – 12 Februari 2012 di Pantai Parangtritis, Kretek Bantul oleh Federasi Aerosport Indonesia (FASI) Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Propinsi DIY dan kabupaten bantul. Dalam event kali ini pengunjung dapat melihat pertunjukan Paralayang dan Gantole, Spot Landing, Joyflight Tandem dan Live Music. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul berharap kegiatan Festival Dirgantara Parangtritis 2012 ini dapat memberikan hiburan dan dayar tarik bagi wisatawan serta masyarakat Yogyakarta pada umumnya sekaligus menjadi tempat ajang olahraga dan berekspresi yang positif.